Situs belanja penipuan yang terkait dengan pasar kejahatan siber dimatikan
Europol telah mendukung pembongkaran jaringan kriminal canggih yang bertanggung jawab memfasilitasi
Pusat utama untuk penipuan siber
Pasar tersebut memungkinkan ribuan penggunanya untuk membeli data curian yang diurutkan berdasarkan wilayah dan saldo akun. Penyesuaian ini memungkinkan penjahat untuk melakukan penipuan yang ditargetkan dengan efisiensi yang lebih besar.
Penyelidik juga mengungkap jaringan toko daring palsu yang digunakan untuk menipu konsumen agar memasukkan informasi pembayaran, sebuah metode yang umumnya disebut sebagai phishing. Kredensial yang dicuri kemudian dijual melalui pasar tersebut, menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi para operatornya.
Tindakan keras lintas batas terhadap infrastruktur penipuan siber
Pada 4 Desember, tindakan terkoordinasi dilakukan di seluruh Eropa. Penggeledahan dilakukan di Jerman dan Austria, sementara infrastruktur yang terkait dengan pasar dan toko palsu dibongkar di Jerman, Finlandia, Belanda, dan Norwegia.
Penegak hukum menyita lebih dari 50 server, mengamankan lebih dari 200 terabita bukti digital.
Dua tersangka utama – seorang pria berusia 27 tahun dan 37 tahun – masing-masing ditangkap di Jerman dan Austria berdasarkan surat perintah penangkapan Eropa dan saat ini berada dalam penahanan pra-sidang.
Dukungan unik Europol terhadap penyelidikan Negara Anggota
Europol telah terlibat erat dalam penyelidikan ini selama lebih dari dua tahun, menyediakan platform penting untuk kerja sama dan pertukaran intelijen antara lembaga penegak hukum di seluruh Eropa dan sekitarnya.
Pusat Kejahatan Siber Eropa (EC3) mengerahkan berbagai sumber daya dan keahliannya secara penuh, memastikan bahwa setiap aspek dari operasi kompleks ini tercakup. Kemampuan forensik unik Europol memainkan peran penting dalam memajukan kasus ini, menawarkan solusi yang disesuaikan untuk menganalisis dan mengamankan bukti digital yang kompleks.
Selain itu, Europol mengerahkan satuan tugas khusus ilmuwan data yang bekerja untuk memproses dan menafsirkan sejumlah besar data, mengungkap koneksi-koneksi penting. Selama hari penindakan, tiga pakar EC3 dikerahkan ke Jerman dan Austria untuk membantu
Otoritas berikut ini mengambil bagian dalam operasi tersebut:
Austria: Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian (Landeskriminalamt)
Ceko: Biro Kepolisian Kriminal dan Layanan Investigasi, Direktorat Kepolisian Regional Ibu Kota Praha
Finlandia: Biro Investigasi Nasional (Keskusrikospoliisi)
Jerman: Departemen Kepolisian Hanover (Polizeidirektion Hannover), Kantor Kejaksaan Umum Verden (Staatsanwaltschaft Verden)
Belanda: Kepolisian Nasional (Politie)
Polandia: Biro Kejahatan Siber Pusat (Centralne Biuro Zwalczania Cyberprzestępczości)
Artikel Terkait
Pengacara: Uang dan 74 Kg Emas Bukan Milik Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah, melalui pengacaranya Hotman Paris, dengan tegas menyangkal kepemilikan 74 kg emas dan jutaan dolar yang baru-baru ini disita dari sebuah …
Selengkapnya
Indonesia Larang Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Keluar Negeri
Pemerintah Indonesia secara resmi mencekal mantan jaksa Febrie Adriansyah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Langkah ini diambil oleh Direktorat …
Selengkapnya
KPK Minta Hukuman 8 Tahun untuk Mantan Bos Garuda
KPK meminta pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman 8 tahun, denda Rp 1 miliar, dan ganti rugi $86 juta kepada Emirsyah Satar …
Selengkapnya